Metode - Metode Pengurutan Dalam Pemrogaman



 DEFINISI PENGURUTAN :  pengurutan (sorting) adalah proses mengatur sekumpulan objek menurut urutan atau susunan tertentu.

METODE-METODE PENGURUTAN
Adanya kebutuhan terhadap proses pengurutan memunculkan bermacam-macam metode pengurutan. Banyak metode pengurutan yang telah ditemukan. Hal ini menunjukan bahwa persoalan pengurutan adalah persoalan yang kaya dengan solusi argoritmik. Metode pengurutan yang ditemukan didalam literatur-literatur komputer antara lain : 
1.Bubble Sort

2.Selection Sort (Maximum Sort dan Minimun Sort)

3.Insertion Sort

4.Heap Sort

5.Shell Sort

6.Quick Sort

7.Merge Sort

8.Radix Sort

9.Tree Sort

 Didalam Bab ini kita tidak akan membahas semua metode pengurutan tersebut, tetapi hanya empat buah metode pengurutan yang sederhana saja, yaitu : 
1. Metode Pengurutan Apung (Bubble Sort)
2. Metode Pengurutan Seleksi (Selection Sort)
3. Metode Pengurutan Sisipan (Insertion Sort)
4. Metode Pengurutan Shell (Shell Sort

Untuk setiap metode pengurutan akan kita tuliskan algoritmanya. Dua metode pertama (bubble dan selection sort) merupakan prinsip pertukaran elemen dalam proses pengurutan sehingga keduanya dinamakan pengurutan dengan pertukaran (exchange sorts), sedangkan dua metode terakhir melakukan prinsip geser dan sisip elemen dalam proses pengurutan (shift dan insertion sorts). Semua metode pengurutan selalu melakukan operasi perbandingan elemen larik untuk menemukan posisi urutan yang tepat. 

Metode pengurutan yang lain membutuhkan beberapa konsep pengetahuan pendahuluan yang tidak dicakup didalam blog ini. Misalnya Heep Sort dan Tree Sort memerlukan pengetahuan konsep pohon (tree), Quick Sort dan Merge Sort membutuhkan pengetahuan konsep divide and conquer dan algoritma rekursif.

Untuk pemahaman konsep pengurutan, empat buah algoritma sederhana diatas sudah cukup untuk diketahui.

Tidak ada metode yang terbaik untuk pengurutan. Kebanyakan metode pengurutan sederhana hanya bagus untuk volume data  yang kecil tetapi lambat untuk ukuran data yang sebar. Metode pengurutan yang lebih cepat pun (seperti Quick Sort dan Merge Sort) memang bagus untuk mengurutkan data yang banyak tetapi tidak bagus untuk ukuran data yang sedikit karena memerlukan beban tambahan (overhead) yang boros waktu dan memori [PAR 95]

Seperti hanya pada pencarian, metode pengurutan juga dapat diklasifikasikan sebagai metode pengurutan internal dan metode pengurutan eksternal.
1.     Metode pengurutun internal, yaitu metode pengurutan untuk data yang disimpan dalam memori komputer. Umumnya struktur internal yang dipakai untuk pengurutan internal adalah larik, sehingga pengurutan  internal disebut juga pengurutan larik.
2.     Metode pengurutan eksternal, yaitu metode pengurutan untuk data yang disimpan dalam disk storage, disebut juga pengurutan arsip (file), karena struktur eksternalnya yang dipakai adalah arsip.

Teknik Jaringan Akses Smk Telkom

 Hai.... saya disini akan memberitahu kepada kalian tentang Teknik Jaringan Akses:)
    Teknik Jaringan Akses atau Access Engineering adalah satu-satunya jurusan yang ada di Jawa Tengah,         yaitu di SMK TELKOM PURWOKERTO.

    Teknik Jaringan Akses adalah sebuah  jurusan yang membahas tentang Jaringan Komunikasi, baik itu jaringan Akses Kabel (Tembaga, Coaxial, Fiber Optik) maupun Nirkabel (Radio, Gelombang Mikro). Teknik Jaringan Akses sangat diperlukan oleh berbagai instasi perusahaan telekomunikasi seperti Telkom, Indosat, dan lain-lain. Program studi Jaringan Akses membahas tentang K3, pengenalan dan istilah serat optik, penyambungan menggunakan fussion splicer, pengukuran dengan menggunakan OPM dan OTDR dan jalur telekomunikasi berbasis Global System for Mobile (GSM). Dengan menggunakan Kurikulum Telkom Schools yang digunakan di seluruh Indonesia.

    Adapun jaringan akses sering disebut sebagai Outside Plan ( OSP ) atau dikenal dengan sebutan Jaringan Local Access .Jaringan Akses juga diterapkan pada komunikasi antar komputer .
Sebagian besar tenaga siap pakai ini masih didominasi oleh SMK-SMK Telekomunikasi di bawah Yayasan Pendidikan Sandhyakara Putera Telkom sebagai Yayasan Pendidikan yang dinaungi oleh PT. Telkom Indonesia. Namun seiring berjalannya waktu, Yayasan pendidikan swasta lainnya pun mulai memperlihatkan animonya terhadap kompetensi keahlian yang cukup langka ini.

Bentuk Dan Jenis Antena

Alat yang digunakan untuk menambahkan daya pancar dari sinyal analog.
Dan akan menyebarkan daya pancar melalui suatu medium udara. Antena
mengkonversi gelombang elektrik menjadi gelombang elektromagnetik.
Kekuatan antena untuk menerima atau mengirim sinyal dikenal sebagai
gain/penguatan antena.Sedangkan satuan untuk mengukur penguatan
antena adalah dBi.
Macam – Macam Antena Terbagi Menjadi 2 Bagian Yaitu:
- Antena Directional (Antena Pengarah)
Jenis antena ini digunakan pada sisi client dan mempunyai gain yang sangat
tinggi yang diarahkan ke Access Point. Atau istilah yang kita ketahui jenis
antena ini disebut antena narrow bandwidth, yaitu punya sudut pemancaran
yang kecil dengan daya lebih terarah, jaraknya jauh dan tidak bisa
menjangkau area yang luas, antena directional mengirim dan menerima
sinyal radio hanya pada satu arah, umumnya pada fokus yang sangat
sempit, dan biasanya digunakan untuk koneksi point to point, atau multiple
point, macam antena direktional seperti antena grid, dish “parabolic”, yagi,
dan antena sectoral.
Contoh yang biasa digunakan dari jenis antena ini yaitu :
A. Yagi
Digunakan untuk jarak pendek karena penguatannya rendah. Dan mempunyai
penguatan antara 7 - 19 dBi

B. Antena Grid
Antena ini merupakan salah satu antena wifi yang populer. Sudut pola
pancaran antena ini lebih fokus pada titik tertentu sesuai pemasangannya.


C. Parabolic (Parabola).
Digunakan untuk jarak menengah/sedang dan mempunyai penguatan
antara18 - 28 dBi















Contoh Antena Parabolic

Pola radiasi dari antena Parabolik
Kelebihan antenna parabola:
- Dapat digunakan untuk menerima 3 satellite sekaligus tanpa harus
menggerakkan antenna.
- Dapat menampilkan gambar dari semua TV dari satelit yang ditangkap dalam
sekejap.
- Kondisi permanent sehingga tidak gampang goyah terhadap posisi.
- Signal quality dapat maksimum
Kekurangan antenna parabola
- Tidak dapat digunakan menangkap satelit lebih dari 5
- Membutuhkan lebih banyak LNBF
- Channel yang diterima lebih sedikit
D. Sectoral
Mempunyai penguatan antara 10 - 19 dBi dan tingginya penguatan
dikompensasi dengan pola radiasi yang sempit dari 45 – 180 derajat.


E. Wajan Bolic
Jenis antenna ini sering digunakan di sisi client pada jaringan RT/RW-ne

- Antena Omnidirectional
Biasanya antena jenis ini digunakan pada Access Point(AP). Antena jenis ini
mempunyai pola radiasi 360 derajat. Antena ini mempunyai sudut pancaran
yang besar (wide beamwidth) yaitu 3600. Dengan daya lebih meluas, jarak
yang lebih pendek tetapi dapat melayani area yang luas Omni antena tidak
dianjurkan pemakaian-nya, karena sifatnya yang terlalu luas se-hingga ada
kemungkinan mengumpulkan sinyal lain yang akan menyebabkan interferensi.
Antena omnidirectional mengirim atau menerima sinyal radio dari
semua arah secara sama, biasanya digunakan untuk koneksi multiple point
atau hotspot.

Sering digunakan untuk sambungan point to multi point dan mempunyai
penguatan sangat rendah yaitu 3 - 10 dBi
Contoh yang biasa digunakan dari jenis antena ini yaitu :
- Antena Omnidirectional dengan Polarisasi Vertical
Macamnya:
a)   Antena Koaksial dan antena Brown

b)   Antena Vertikal dengan penguatan tinggi
- Antena Omnidirectional dengan Polarisasi Horizontal
Macamnya :
a)   a) Antena Super Turnstile

b)   Antena Super Gain





Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.